PATI, sraya.net — Rencana peninggian ruas jalan Sumbermulyo–Jrakah di Kabupaten Pati kembali menguat. Jalan alternatif sepanjang sekitar 500 meter yang menghubungkan jalur Pati–Jakenan itu dinilai penting untuk memperlancar mobilitas warga sekaligus mengurangi genangan air yang kerap muncul saat musim hujan.
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Suharmanto, mendorong agar proyek peninggian jalan tersebut segera direalisasikan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, ruas jalan di wilayah Jrakah itu sering dimanfaatkan warga sebagai jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di jalur utama.
“Iya, peninggian jalan Sumbermulyo Jrakah panjangnya kurang lebih 500 meter. Itu merupakan alternatif jalan Pati–Jakenan,” ujar Suharmanto.
Warga sekitar mengungkapkan bahwa jalan tersebut kerap terendam air ketika hujan deras turun. Kondisi itu membuat kendaraan harus berjalan pelan dan aktivitas masyarakat menjadi terganggu.
Dengan adanya peninggian jalan, warga berharap jalur alternatif tersebut dapat berfungsi secara maksimal sepanjang tahun tanpa terganggu genangan air.
Suharmanto menilai pembangunan infrastruktur tersebut bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kenyamanan dan keselamatan warga. Ia meminta pemerintah daerah memprioritaskan peninggian jalan tersebut dalam agenda pembangunan daerah.
Bagi masyarakat di kawasan Jrakah, jalan alternatif itu bukan sekadar jalur cadangan, tetapi sudah menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari. Kini warga menanti langkah nyata dari pemerintah daerah, apakah peninggian jalan akan segera terwujud atau kembali tertunda oleh proses birokrasi.
(ADV)











