Advertorial, Berita52 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — Persoalan pengelolaan sampah di sekitar Stadion Joyo Kusumo, Desa Winong, Kecamatan Pati, kembali menjadi perhatian. Keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sisi timur stadion yang berdekatan dengan kawasan permukiman dinilai perlu segera ditata agar tidak terus menimbulkan gangguan bagi warga.

Tumpukan sampah yang berada di lokasi tersebut disebut kerap memunculkan bau tidak sedap. Kondisi itu menjadi keluhan masyarakat sekitar dan mendorong perlunya penanganan yang lebih menyeluruh dari pemerintah daerah.

Anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi PDIP, Suyono, mengatakan persoalan TPS tidak bisa hanya ditangani dengan mengangkut sampah ketika sudah menumpuk. Menurutnya, pemerintah perlu membenahi sistem pengelolaan sekaligus menata kembali lokasi TPS.

“Kalau persoalannya hanya sampah menumpuk kemudian diangkut, masalahnya bisa muncul lagi. Yang perlu dibenahi adalah bagaimana TPS itu dikelola supaya sampah tidak menumpuk dan tidak mengganggu lingkungan,” ujarnya.

Suyono menyebut rencana pemindahan TPS dapat menjadi kesempatan untuk membangun pola pengelolaan yang lebih baik. Namun, lokasi pengganti harus melalui kajian matang dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan serta kenyamanan masyarakat.

Ia menegaskan, jarak dengan permukiman menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan lokasi TPS baru. Jangan sampai pemindahan justru memunculkan persoalan serupa di tempat lain.

“Penentuan lokasi harus benar-benar dikaji. Jangan sampai tempat baru justru berdekatan dengan permukiman lain dan akhirnya menimbulkan keluhan yang sama,” katanya.

Di sisi lain, Suyono menilai keteraturan jadwal pengangkutan juga menjadi bagian penting dalam mengatasi penumpukan. Pengambilan sampah secara rutin dinilai dapat mengurangi potensi munculnya bau dan menjaga kondisi lingkungan di sekitar TPS.

DPRD Pati, lanjutnya, akan mendorong koordinasi antara pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah terkait agar persoalan tersebut segera mendapat kepastian penanganan.

Menurut Suyono, jika TPS memang akan dipindahkan, pemerintah perlu segera menyiapkan lokasi dan sistem pengelolaannya. Sementara apabila masih digunakan, kebersihan dan pengangkutan sampah harus tetap menjadi prioritas.

“Harus ada kepastian penanganannya. Kalau memang akan dipindahkan, segera siapkan lokasi dan mekanismenya. Kalau masih digunakan sementara, kebersihannya juga harus tetap dijaga,” tegasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *