Peringati Hari Santri 2026, Plt Bupati Pati Tekankan Pentingnya Kemandirian Generasi Muda

Berita, Lokal33 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mendorong kalangan santri untuk menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. Santri diharapkan tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, tetapi juga turut mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Pati.

Pesan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri Apel Hari Santri 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharma Pati, Rabu (21/10/2026). Peringatan ini juga dimanfaatkan untuk mengenang pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.

Dalam sambutannya, Chandra mengingatkan para santri agar terus mengasah kemampuan dan berani mengembangkan potensi yang dimiliki. Ia berharap generasi muda dari kalangan pesantren mampu menjadi sumber daya manusia berkualitas yang memberikan manfaat bagi daerah.

“Untuk para santri muda, teruslah berusaha menjadi santri yang hebat dan mandiri. Jadilah generasi yang mampu memberikan potensi terbaik bagi Kabupaten Pati,” tuturnya.

Ia menambahkan, semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu harus menjadi motivasi bagi santri untuk terus berkarya. Nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial, pengabdian kepada masyarakat, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan daerah.

Peringatan Hari Santri di Kabupaten Pati juga diisi dengan sejumlah kegiatan yang melibatkan Nahdlatul Ulama (NU). Sebelum apel ziarah berlangsung, agenda diawali dengan peluncuran ambulans PCNU Kabupaten Pati dan pelepasan rombongan napak tilas Gus Hasyim Mahfudz di Kantor MWC NU Sukolilo, Desa Cengkalsewu.

Dari lokasi tersebut, rombongan kemudian menuju TMP Giri Dharma Pati untuk mengikuti apel ziarah. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenang jasa para pejuang sekaligus menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi penerus.

Chandra turut menegaskan pentingnya menjaga hubungan dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan NU beserta badan otonomnya. Menurutnya, kolaborasi berbagai elemen masyarakat diperlukan agar upaya pembangunan Kabupaten Pati dapat berjalan lebih optimal.

Apel Hari Santri 2026 tersebut diikuti oleh santri, alim ulama, jajaran pengurus PCNU Kabupaten Pati, Forkopimcam Sukolilo, pengurus MWC NU Sukolilo, badan otonom NU, serta masyarakat Kecamatan Sukolilo.

Melalui peringatan ini, diharapkan santri semakin terdorong untuk memperkuat kapasitas diri, mempertahankan nilai-nilai perjuangan, dan mengambil peran nyata dalam membangun Kabupaten Pati yang lebih maju dan sejahtera.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *