Persipa Pati Petik Pelajaran dari Persipur, Salahudin Soroti Konsistensi Permainan

Berita, Lokal, Olahraga46 Dilihat
banner 468x60

GROBOGAN, sraya.net – Persipa Pati harus puas berbagi angka dengan Persipur Purwodadi setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam pertandingan uji coba di Stadion Krida Bhakti, Purwodadi, Rabu (21/10/2026) sore. Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi tim berjuluk Laskar Saridin untuk memperbaiki performa sebelum memasuki kompetisi.

Dalam pertandingan tersebut, Persipa lebih dahulu memimpin melalui gol Dahnyl Tuka pada menit ke-53. Namun, keunggulan tim tamu buyar setelah Nuraji mencetak gol balasan pada menit ke-79.

Sejak awal pertandingan, Persipa mencoba menguasai jalannya laga dengan mengandalkan tempo permainan cepat dan strategi tekanan tinggi. Meski demikian, Persipur mampu memberikan perlawanan sehingga pertandingan berlangsung ketat.

Persipa membuka peluang pada menit keenam melalui tendangan keras Frity Arman. Sayangnya, bola belum mengarah tepat ke gawang. Persipur merespons dua menit kemudian lewat serangan yang memanfaatkan kesalahan pertahanan tim tamu, tetapi peluang tersebut berhasil digagalkan kiper Arifin Setyadi.

Peluang berikutnya datang dari M Rizal Amin pada menit ke-16. Tendangan dari luar kotak penalti itu masih dapat diamankan Ferdian, penjaga gawang Persipur yang musim lalu memperkuat Persipa.

Tuan rumah nyaris unggul pada menit ke-18, tetapi sepakan pemain depannya hanya membentur mistar. Persipa kemudian mencoba membalas melalui Iqbal Al Ghuzat pada menit ke-38, namun tembakannya belum mampu menghasilkan gol.

Menjelang akhir babak pertama, Persipa kembali mendapatkan kesempatan melalui M Rizal Amin. Tendangan salto pada menit ke-43 masih melebar, sedangkan tembakan kerasnya semenit kemudian kembali menghantam mistar gawang. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persipa langsung meningkatkan tekanan. Tembakan keras Iqbal Al Ghuzat saat pertandingan baru berjalan satu menit masih mampu dihentikan Ferdian.

Gol yang dinanti Persipa akhirnya tercipta pada menit ke-53. Berawal dari celah di lini belakang Persipur, Dahnyl Tuka berhasil menemukan ruang untuk menembus pertahanan tuan rumah. Penyelesaian yang tenang membuat Persipa unggul 1-0.

Pelatih Persipa, Salahudin, kemudian melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-58. Salah satu pemain yang mendapat kesempatan bermain adalah Yohanes Yapagaimu, pemain muda yang pernah mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17 pada 2025.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya tim untuk menguji komposisi pemain. Di sisi lain, Persipur semakin berani menyerang demi mengejar ketertinggalan.

Arifin Setyadi tampil cukup solid di bawah mistar. Ia menggagalkan tendangan bebas Persipur pada menit ke-72 dan kembali melakukan penyelamatan penting satu menit berselang.

Namun, pertahanan Persipa akhirnya ditembus pada menit ke-79. Serangan cepat Persipur di dalam kotak penalti dituntaskan Nuraji menjadi gol penyama kedudukan. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan sampai pertandingan berakhir.

Pelatih Persipa Pati, Salahudin, menilai anak asuhnya telah memperlihatkan permainan yang cukup menjanjikan. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa kemampuan menjaga emosi dan kesabaran selama pertandingan masih perlu ditingkatkan.

“Secara keseluruhan, anak-anak sudah bermain cukup bagus. Namun, yang perlu digarisbawahi dari laga sore ini adalah agar lebih bisa sabar dan mengontrol emosi meski lawan memancing,” ujarnya.

Salahudin menjelaskan bahwa strategi permainan yang disiapkan sebelumnya dapat berjalan dengan baik pada awal laga. Akan tetapi, perubahan susunan pemain pada babak kedua turut memengaruhi dinamika permainan Persipa.

“Awalnya game plan berjalan baik. Namun, saat kita mengganti banyak pemain di babak kedua, kemudian semua berubah,” tambah mantan pelatih Persis Solo dan Persijap Jepara tersebut.

Sementara itu, CEO Persipa Pati, Rafi Rizqullah Arifin, memandang laga uji coba tersebut sebagai pengalaman penting bagi tim. Ia mengapresiasi Persipur yang telah memberikan perlawanan sekaligus kesempatan bagi Persipa untuk mengukur kesiapan menghadapi atmosfer pertandingan yang penuh tekanan.

Menurut Rafi, dukungan suporter tuan rumah menjadi salah satu pengalaman berharga bagi para pemain. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pendukung Persipa yang hadir langsung di Stadion Krida Bhakti untuk memberikan semangat kepada tim kebanggaan mereka.

“Tekanan dari suporter Persipur juga luar biasa. Ini jadi bekal berharga juga untuk tim di kompetisi nanti. Terima kasih juga suporter Persipa yang datang dan memberikan dukungan langsung di Purwodadi. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Rafi turut mengapresiasi kualitas permainan yang ditunjukkan para pemain Persipa sepanjang pertandingan. Kendati demikian, ia menyayangkan timnya gagal menjaga keunggulan hingga laga usai.

“Anak-anak sudah menunjukkan kualitasnya. Namun, sayangnya kita kecolongan,” pungkasnya.

Hasil imbang melawan Persipur menjadi modal evaluasi bagi Persipa Pati. Selain mematangkan strategi dan komposisi pemain, tim pelatih perlu memperkuat konsentrasi serta menjaga stabilitas permainan agar keunggulan yang telah diraih dapat dipertahankan hingga peluit akhir.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *