Akses Jalan Tambak Garam Perlu Dibenahi, DPRD Pati Dorong Pemerintah Perkuat Infrastruktur

Advertorial, Berita16 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Akses menuju kawasan tambak menjadi salah satu perhatian dalam upaya meningkatkan produktivitas petani garam di Kabupaten Pati. Kondisi infrastruktur yang memadai dinilai dapat memperlancar aktivitas produksi hingga distribusi hasil panen garam.

Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap infrastruktur penunjang di sentra-sentra produksi garam.

Menurutnya, jalan menuju tambak memiliki peran penting karena digunakan petani untuk membawa berbagai kebutuhan produksi sekaligus mengangkut garam setelah masa panen.

“Jangan sampai petani memiliki potensi produksi yang besar, tetapi terkendala ketika mengangkut hasil garam karena akses menuju tambak belum memadai,” kata Mukit.

Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menilai pembenahan infrastruktur perlu dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Tidak hanya jalan, saluran air yang berada di sekitar tambak juga perlu mendapat perhatian.

Mukit mengatakan, infrastruktur yang baik akan memberikan efek berantai terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Semakin mudah akses menuju tambak, maka proses pengangkutan bahan produksi dan hasil panen juga semakin efisien.

“Perbaikan akses ini bukan semata-mata soal jalan. Ini berkaitan dengan bagaimana pemerintah hadir untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan terhadap infrastruktur yang menjadi kendala utama petani garam. Dengan demikian, pembangunan maupun perbaikan yang dilakukan dapat benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.

Selain itu, Mukit berharap pembangunan infrastruktur kawasan garam tidak dilakukan secara parsial. Sarana jalan, saluran irigasi, tempat produksi hingga fasilitas penyimpanan perlu dipandang sebagai satu kesatuan dalam pengembangan sektor garam.

“Kalau infrastrukturnya dibangun secara terintegrasi, produktivitas petani akan lebih mudah ditingkatkan. Dampaknya tentu kembali kepada peningkatan pendapatan masyarakat,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *