Ali Badrudin Dorong Pemetaan Kebutuhan Telur SPPG agar Serapan Peternak Lebih Terukur

Advertorial, Berita17 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Penyerapan telur dari peternak lokal untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati dinilai perlu dibangun dengan perencanaan yang lebih terukur. Salah satu yang dianggap penting adalah mengetahui kebutuhan masing-masing SPPG secara pasti.

Ketua DPRD Pati dari Fraksi PDIP, Ali Badrudin, mengatakan pola penyerapan tidak cukup hanya mengandalkan komunikasi antara peternak dan SPPG. Menurutnya, kebutuhan setiap dapur harus terlebih dahulu diketahui agar pasokan yang masuk benar-benar sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan pelayanan.

“Yang paling penting itu kebutuhan masing-masing SPPG harus dipetakan. Kita perlu tahu setiap SPPG membutuhkan telur berapa dan kemampuan penyerapannya sampai berapa,” ujar Ali.

Menurut Ali, pemetaan tersebut dapat menjadi dasar untuk mempertemukan kebutuhan SPPG dengan kemampuan produksi peternak. Dengan begitu, penyerapan tidak berjalan tanpa perhitungan dan peternak juga memiliki gambaran mengenai pasar yang tersedia.

Ia membayangkan adanya data kebutuhan dari masing-masing SPPG yang kemudian dapat dibicarakan bersama dengan asosiasi peternak unggas. Dari sana, volume pasokan bisa disesuaikan secara lebih realistis.

“Jangan sampai peternak sudah menyiapkan produksi, tetapi kebutuhan SPPG ternyata lebih kecil. Sebaliknya, jangan sampai SPPG membutuhkan dalam jumlah besar tetapi pasokannya tidak siap,” jelasnya.

Ali menilai pola tersebut juga akan membantu menciptakan kepastian dalam kerja sama. SPPG memperoleh pasokan sesuai kebutuhan, sementara peternak memiliki tujuan penjualan yang lebih jelas.

Karena itu, ia mendorong adanya pembahasan yang tidak berhenti pada persoalan harga. Volume kebutuhan, kemampuan produksi, jadwal pasokan, hingga mekanisme penyerapan menurutnya perlu dirumuskan secara bersama.

“Kalau kebutuhan dan kapasitasnya sudah jelas, pembicaraan mengenai harga maupun pola kerja samanya akan lebih mudah. Intinya, semua harus berbasis kebutuhan yang nyata,” tandasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *