DPRD Pati Dorong Pelatihan Pembibitan untuk Perkuat Budidaya Nila Salin

Advertorial, Berita130 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Pengembangan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Pati dinilai masih memerlukan penguatan, terutama dalam hal kemandirian petambak menghasilkan bibit. Selama ini, sebagian besar kebutuhan benih masih dipenuhi dari luar daerah karena kemampuan pembibitan lokal belum berkembang secara optimal.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci agar program pengembangan nila salin dapat berjalan lebih maksimal. Menurutnya, petambak perlu dibekali keterampilan teknis sehingga tidak hanya bergantung pada pasokan benih dari daerah lain.

“Program nila salin tidak akan berkembang maksimal jika petambak hanya menjadi pengguna bibit. Mereka perlu dibekali kemampuan membenihkan sendiri agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Bandang.

Ia menuturkan, pelatihan pembibitan harus dilakukan secara berkesinambungan, bukan sekadar kegiatan sesaat. Selain pelatihan, petambak juga membutuhkan pendampingan dari tenaga teknis agar mampu memahami setiap tahapan proses pembenihan secara benar.

Bandang menjelaskan, materi pendampingan dapat mencakup pemilihan indukan berkualitas, proses pemijahan, hingga teknik perawatan benih agar menghasilkan bibit yang sehat dan siap dibudidayakan.

Menurutnya, apabila petambak telah mampu memproduksi bibit secara mandiri, biaya produksi dapat ditekan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan benih dari luar Kabupaten Pati.

Ia juga menyoroti masih adanya kendala yang dihadapi sejumlah kelompok petambak dalam memperoleh indukan unggul. Kondisi tersebut membuat mereka lebih memilih membeli benih siap tebar dari daerah lain karena dinilai lebih praktis.

Untuk itu, Komisi D DPRD Pati mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait agar segera menyusun program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan petambak. Selain meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pengembangan ikan nila salin sebagai salah satu komoditas perikanan unggulan di Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *