DPRD Pati Nilai Lomba Bertutur Bisa Bangun Kepercayaan Diri Anak

Advertorial, Berita31 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Kemampuan berbicara di depan orang lain menjadi salah satu keterampilan yang perlu dibangun sejak usia sekolah. DPRD Kabupaten Pati menilai lomba bertutur dalam Festival Literasi dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk melatih keberanian sekaligus kemampuan menyampaikan gagasan.

Sekretaris Komisi A DPRD Pati dari Fraksi PDIP, Suwarno, mengatakan kegiatan bertutur memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak untuk tampil di hadapan orang lain. Menurutnya, pengalaman tersebut penting dalam membentuk kepercayaan diri.

“Lomba bertutur bukan hanya soal siapa yang paling bagus bercerita. Anak-anak belajar tampil, mengatur cara berbicara, menyampaikan cerita dengan runtut, dan berani berada di depan orang lain,” kata Suwarno.

Ia menyebut keberanian berbicara merupakan kemampuan yang akan terus dibutuhkan anak ketika mereka tumbuh dewasa. Karena itu, pembiasaan tampil dan menyampaikan pendapat perlu diberikan sejak bangku sekolah.

Suwarno juga menilai lomba bertutur memiliki sisi edukatif karena peserta harus memahami terlebih dahulu cerita yang akan disampaikan. Dari proses tersebut, anak belajar menangkap pesan, mengingat alur, kemudian mengkomunikasikannya kepada pendengar.

“Yang kita bangun bukan hanya kemampuan membaca cerita, tetapi bagaimana anak memahami isi cerita dan mampu menyampaikannya kepada orang lain. Ini bisa menjadi latihan komunikasi yang sangat baik,” tuturnya.

Menurut Suwarno, kegiatan seperti Festival Literasi sebaiknya terus diberikan ruang karena dapat mempertemukan unsur pendidikan dan kreativitas dalam suasana yang menyenangkan. Anak-anak pun memiliki kesempatan untuk belajar tanpa merasa sedang mengikuti proses pembelajaran yang kaku.

Ia berharap sekolah dan keluarga turut memberikan dukungan terhadap anak-anak yang memiliki minat dalam bidang membaca, bercerita maupun berbicara di depan umum.

“Jangan takut anak tampil dan mencoba. Dari keberanian untuk tampil itulah kemampuan mereka bisa berkembang. Apalagi setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *