DPRD Pati Wanti-wanti Stadion Joyo Kusumo Mangkrak Jika Dibongkar Tanpa Dana Lanjutan

Advertorial, Berita36 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — Komisi C DPRD Pati mengingatkan agar rencana pembongkaran Stadion Joyo Kusumo tidak dilakukan sebelum tersedia kepastian anggaran untuk melanjutkan pembangunan.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menilai pembongkaran stadion hanya menjadi langkah awal. Jika tidak diikuti kepastian pembiayaan pada tahap berikutnya, proyek tersebut justru berisiko berhenti dalam kondisi belum selesai.

“Kita harus hati-hati. Jangan sampai stadion sudah dibongkar, tetapi anggaran untuk membangunnya kembali belum jelas,” ujar Joni.

Ia mengatakan Komisi C sebelumnya telah berkoordinasi dengan Kementerian PU pada awal 2026. Dalam pembahasan tersebut, terdapat alokasi anggaran sekitar Rp6 miliar untuk tahun ini.

Namun, Joni menyebut angka tersebut belum bisa menjadi jaminan bahwa seluruh tahapan revitalisasi Stadion Joyo Kusumo dapat berjalan. Apalagi, kebutuhan pembangunan tidak berhenti setelah proses pembongkaran selesai.

Menurutnya, pemerintah harus memiliki gambaran pembiayaan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan besar terhadap stadion.

“Kalau kita mulai pekerjaan, harus ada kesinambungan. Jangan sampai tahun ini dimulai, kemudian tahun berikutnya berhenti karena anggarannya belum tersedia,” jelasnya.

Selain persoalan dana, Joni mengatakan pembongkaran stadion juga membutuhkan proses administrasi dan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Salah satunya berkaitan dengan penyusunan kerja sama atau MoU sebelum pekerjaan dilakukan.

Karena itu, Komisi C memilih tidak terburu-buru mendorong pembongkaran total. Menurut Joni, kepastian mengenai anggaran lanjutan pada 2027 menjadi salah satu hal yang perlu diperjelas terlebih dahulu.

“Intinya jangan hanya melihat anggaran yang ada sekarang. Kita juga harus memikirkan bagaimana kelanjutan pembangunan setelah pembongkaran,” katanya.

Hingga Agustus 2026, Komisi C DPRD Pati masih menunggu informasi resmi terkait realisasi dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Joni berharap komunikasi yang telah dilakukan dapat menghasilkan kepastian sehingga rencana penataan Stadion Joyo Kusumo tidak berhenti sebatas wacana.

“Kalau kepastian anggarannya sudah ada, tentu kita bisa lebih mudah menentukan langkah. Sekarang kita masih menunggu kabar resminya,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *