PATI, sraya.net – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 menjadi momentum untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah. Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Jaza Khoerul Sofyan, berharap geliat perekonomian warga terus meningkat seiring dengan pembangunan daerah.
Sebagai putra daerah Kecamatan Winong, Jaza melihat potensi ekonomi masyarakat Pati cukup besar. Menurutnya, kekuatan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada sektor usaha berskala besar, tetapi juga aktivitas ekonomi masyarakat yang tumbuh dari tingkat desa.
“Di usia Kabupaten Pati yang ke-703, saya berharap pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat. Mulai dari pelaku UMKM, petani, pedagang, hingga para pelaku usaha di desa harus memiliki kesempatan yang semakin luas untuk berkembang,” ujar Jaza Khoerul Sofyan.
Ia mengatakan penguatan ekonomi masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas. Kemudahan akses usaha, pemasaran produk lokal, serta peningkatan keterampilan dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong hal tersebut.
Jaza menilai keberadaan UMKM memiliki peran strategis karena sektor tersebut bersentuhan langsung dengan kehidupan ekonomi masyarakat. Semakin banyak usaha lokal yang berkembang, maka semakin besar pula peluang terciptanya lapangan pekerjaan dan perputaran ekonomi di tingkat bawah.
Menurutnya, potensi ekonomi desa juga harus mendapatkan perhatian. Sebagai warga yang tumbuh di Kecamatan Winong, ia melihat banyak potensi masyarakat yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru apabila mendapatkan pendampingan dan akses pasar yang memadai.
“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton dari pertumbuhan ekonomi daerah. Kita ingin warga Pati menjadi pelaku utama, sehingga peningkatan ekonomi juga berujung pada bertambahnya pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Jaza berharap pemerintah daerah bersama DPRD dapat terus mendorong kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat. Program pembangunan, kata dia, idealnya tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga menciptakan ruang ekonomi baru bagi warga.
“Ukuran kemajuan daerah pada akhirnya adalah bagaimana masyarakat bisa hidup lebih sejahtera. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus dibarengi dengan bertambahnya kesempatan kerja dan semakin kuatnya usaha masyarakat,” pungkasnya.
(ADV)













