PATI, sraya.net – Keberlanjutan manfaat bantuan becak listrik menjadi perhatian dalam rencana penambahan fasilitas tersebut bagi masyarakat Kabupaten Pati. Anggota DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, Irianto Budi Utomo, dapat menekankan pentingnya tanggung jawab penerima dalam menjaga dan menggunakan bantuan sesuai tujuan program.
Sebelumnya, sebanyak 100 unit becak listrik telah disalurkan kepada masyarakat. Rencana penambahan 100 unit berikutnya diharapkan dapat memperluas jangkauan program kepada pengemudi becak yang memenuhi ketentuan.
Irianto dapat menyoroti bahwa bantuan kendaraan kerja perlu disertai pemahaman mengenai hak dan kewajiban penerima. Kendaraan yang diberikan harus digunakan sesuai peruntukan dan dijaga agar tetap bisa mendukung pekerjaan sehari-hari.
“Penerima perlu memahami bahwa bantuan ini diberikan untuk menunjang pekerjaan. Kendaraan harus dirawat dan digunakan sebagaimana mestinya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,”
kutipan Irianto.
Ia juga dapat mendorong adanya penjelasan mengenai prosedur perawatan dasar dan mekanisme pelaporan apabila becak listrik mengalami kerusakan. Informasi tersebut penting agar penerima mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kendala teknis.
Selain itu, evaluasi pemanfaatan bantuan perlu mempertimbangkan kondisi kendaraan dan kebutuhan penerima. Masukan dari pengemudi dapat membantu pihak terkait memahami kendala yang terjadi setelah penyaluran.
Dengan pengelolaan dan pengawasan yang tepat, program bantuan becak listrik diharapkan tidak sekadar menambah sarana transportasi, tetapi juga mempertahankan fungsi kendaraan sebagai penunjang mata pencaharian masyarakat.
(ADV)















