PATI, sraya.net – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menegaskan bahwa keberadaan pedagang kaki lima (PKL) memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu melakukan penataan tanpa mematikan usaha para pedagang kecil.
Ia menilai PKL merupakan bagian dari ekonomi kerakyatan yang terbukti mampu bertahan bahkan saat kondisi ekonomi mengalami tekanan.
“Karena apa? PKL ini penopang ekonomi Indonesia. Kita kena krisis moneter seperti apa pun, masyarakat tetap mau bekerja, mulai dari tingkat desa sampai lorong-lorong gang. Di situ ada PKL dan ekonomi pasti berputar,” ujarnya.
Menurut Joni, keberadaan PKL justru perlu dijaga dan dilestarikan karena mampu menciptakan aktivitas ekonomi di tingkat paling bawah masyarakat.
“Nah inilah yang perlu ditingkatkan dan dilestarikan. Jangan dibunuh,” tegasnya.
Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa para PKL harus tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Penataan yang dilakukan pemerintah harus diimbangi dengan kedisiplinan para pedagang.
Ia menambahkan, para PKL juga perlu terdata dan terdokumentasi dengan baik agar penataan dapat berjalan lebih tertib dan terarah.
“PKL juga harus menurut. Jadi kalau didata dan didokumentasi harus terus mengikuti aturan, jangan sembarangan dan jangan semaunya sendiri,” pungkasnya.
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah daerah dan para pedagang, ia berharap penataan PKL dapat berjalan dengan baik tanpa menghilangkan peran mereka sebagai penggerak ekonomi masyarakat kecil.
(ADV)












