Pati, sraya.net – Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati dinilai sangat bergantung pada kolaborasi antar instansi. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, mengingatkan bahwa penguatan gizi bagi anak sekolah, balita, ibu hamil, hingga lansia memerlukan manajemen logistik yang kuat dan transparan agar tepat sasaran.
Politisi dari PDI Perjuangan ini menyoroti peran penting lembaga keamanan dan logistik dalam memastikan penyerapan hasil panen petani berjalan optimal. Ia melihat bahwa program nasional ini memiliki misi ganda: meningkatkan kecerdasan generasi masa depan melalui asupan gizi seimbang, sekaligus memperkuat kedaulatan pangan daerah dengan memprioritaskan beras dari lahan pertanian lokal sendiri.
Sudi Rustanto menyatakan bahwa dukungan legislatif sangat bulat untuk memastikan program ini sukses. “Keberhasilan penyerapan (hasil panen) ini tidak lepas dari kolaborasi kuat antara Bulog, Kodim, kepolisian, dan pemerintah daerah,” tutup pria asal Juwana tersebut. Menurutnya, tanpa sinergi yang baik, potensi ekonomi dari HPP Rp6.500 yang sudah ditetapkan pemerintah tidak akan terserap maksimal oleh para petani di wilayah pelosok Pati.
(ADV)











