PATI, sraya.net – Besarnya kerusakan jalan di Kabupaten Pati belum sebanding dengan kemampuan penanganan yang dilakukan tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati mencatat total kerusakan jalan mencapai sekitar 250 kilometer.
Namun, dari angka tersebut, program perbaikan tahun 2026 baru mampu menjangkau sekitar 100 kilometer yang tersebar di 80 titik.
Kabid Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama belum maksimalnya perbaikan.
“Yang bisa kami tangani tahun ini sekitar 100 kilometer. Sementara total kerusakan masih sekitar 250 kilometer,” jelasnya.
Ia menyebut, kondisi tersebut membuat pemerintah harus menerapkan skala prioritas dalam menentukan ruas jalan yang diperbaiki.
“Kami dahulukan yang kondisinya paling parah dan berdampak besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Meski belum mampu menjangkau seluruh kerusakan, DPUTR memastikan penanganan akan terus dilakukan secara bertahap setiap tahun.
“Perbaikan tidak bisa sekaligus, tapi kami upayakan berkelanjutan agar pelan-pelan kondisi jalan bisa tertangani,” tandasnya.
(ADV)











