Ketua Komisi B DPRD Pati Minta Pemerintah Desa dan Kelompok Tani Aktif Beri Edukasi

Advertorial, Berita176 Dilihat
banner 468x60

PATI – Upaya menjaga kelestarian kawasan hutan di Kabupaten Pati dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pengawasan dari pemerintah. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, Muslihan, menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat dengan melibatkan pemerintah desa, kelompok tani, hingga tokoh masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.

Menurut Muslihan, masyarakat yang tinggal di wilayah penyangga hutan merupakan pihak yang paling dekat dengan kawasan tersebut. Karena itu, peningkatan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta kesadaran bersama dalam memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana.

“Pelestarian hutan harus diawali dengan peningkatan pemahaman masyarakat. Pemerintah desa, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat perlu bersinergi memberikan sosialisasi agar pengelolaan kawasan hutan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,” ujar Muslihan.

Ia menambahkan, kelompok tani memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada para petani mengenai praktik pertanian yang ramah lingkungan. Dengan edukasi yang berkesinambungan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga tutupan hutan sebagai penyangga sumber air dan pencegah bencana alam.

Muslihan juga mendorong pemerintah daerah untuk memperluas program penyuluhan yang melibatkan dinas terkait, pemerintah desa, serta lembaga kemasyarakatan. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memperkuat kesadaran masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menjaga kelestarian hutan.

“Kami berharap edukasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi program yang dilakukan secara rutin. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, semakin besar pula peluang kita menjaga hutan tetap lestari untuk generasi mendatang,” tegas legislator Fraksi PPP tersebut.

Komisi B DPRD Kabupaten Pati, lanjut Muslihan, akan terus mendorong berbagai program pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Ia optimistis, melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok tani, dan warga, upaya menjaga kelestarian hutan di Kabupaten Pati dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan lingkungan hidup.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *