PATI, sraya.net — Pelestarian Tradisi Meron Sukolilo membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. DPRD Kabupaten Pati menilai keberlangsungan tradisi tersebut akan semakin kuat apabila pemerintah dan masyarakat berjalan bersama.
Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo atau Bandang, mengatakan Meron merupakan bagian dari kekayaan budaya yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat.
“Tradisi seperti Meron bisa bertahan karena masyarakat memiliki kepedulian untuk menjaganya. Karena itu, pelestariannya juga harus dilakukan secara gotong royong, tidak hanya dibebankan kepada pemerintah,” ujar Bandang.
Anggota Fraksi PDIP tersebut menilai pemerintah daerah tetap memiliki peran dalam memberikan dukungan, baik dari sisi fasilitasi, promosi maupun pengembangan kegiatan kebudayaan.
“Pemerintah memberikan dukungan, masyarakat menjaga tradisinya, dan generasi muda ikut meneruskan. Kalau tiga unsur ini berjalan bersama, saya yakin Meron akan tetap lestari,” katanya.
Ia berharap perhatian terhadap Meron dapat terus berlanjut sehingga tradisi tersebut semakin kuat sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Pati.
(ADV)










