Komisi C DPRD Pati Dorong Program Antar Jemput Sekolah untuk Kurangi Pelajar Bermotor

banner 468x60

PATI, sraya.net – Komisi C DPRD Kabupaten Pati mendorong pengembangan program angkutan antar jemput sekolah sebagai solusi untuk mengurangi penggunaan sepeda motor oleh pelajar. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan siswa sekaligus menekan pelanggaran lalu lintas yang masih sering terjadi.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengatakan kebutuhan transportasi sekolah saat ini semakin mendesak. Banyak pelajar yang terpaksa menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah meskipun belum memiliki SIM.

banner 336x280

Karena itu, DPRD berupaya mencari berbagai alternatif penyediaan armada angkutan sekolah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan inisiasi dan komunikasi dengan pihak terkait di Jakarta untuk mempelajari peluang pemanfaatan armada angkutan umum yang sudah tidak digunakan.

Dari hasil penjajakan tersebut, Komisi C memperoleh informasi bahwa sejumlah angkot dan bus di DKI Jakarta harus dipensiunkan setelah mencapai batas usia operasional tertentu meskipun masih dalam kondisi layak jalan.

“Tiap 5 tahun sekali pasti tidak terpakai, jadi kita bisa minta bekas kendaraan angkutan itu agar bisa digunakan di Pati, dan itu bisa,” kata Joni.

Selain mencari peluang pengadaan armada dari luar daerah, DPRD juga mendukung langkah Dinas Perhubungan Kabupaten Pati yang sedang mengkaji pemanfaatan angkutan kota sebagai sarana antar jemput pelajar.

Rencananya, program tersebut akan diuji coba untuk melayani siswa SMP Negeri di Kabupaten Pati. DPRD siap mengawal proses penyusunan konsep, kebutuhan anggaran, hingga skema operasional agar program dapat berjalan efektif.

Menurut Joni, sumber pendanaan program tidak harus berasal dari APBD. Keterlibatan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga dapat menjadi salah satu alternatif pendukung.

Saat ini, Pemkab Pati baru memiliki satu unit bus sekolah. Jumlah tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan transportasi pelajar secara menyeluruh sehingga penambahan armada menjadi kebutuhan yang mendesak.

“DPRD akan mendorong dan membantu agar program antar jemput sekolah ini bisa terwujud demi keselamatan para siswa,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *