Mbak Ning Dorong Regenerasi Seniman Pati Lewat Panggung Budaya

Advertorial, Berita14 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — Gelar Seni Budaya 2026 di Anjungan Jawa Tengah, TMII, Jakarta, dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat regenerasi pelaku seni di Kabupaten Pati.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati dari Fraksi Golkar, Endah Sri Wahyuningati atau Mbak Ning, mengatakan keberlangsungan seni tradisional sangat ditentukan oleh keterlibatan generasi muda.

Ia menilai panggung budaya seperti di TMII dapat memberikan motivasi kepada para pelaku seni sekaligus menunjukkan kepada generasi muda bahwa kesenian daerah memiliki ruang untuk berkembang.

“Regenerasi menjadi pekerjaan penting. Kita harus membuat anak-anak muda merasa bahwa seni tradisional bukan sesuatu yang kuno, tetapi sesuatu yang bisa mereka banggakan,” ujar Mbak Ning.

Menurutnya, pengenalan budaya sebaiknya dimulai sejak lingkungan keluarga dan sekolah.

“Kalau sejak kecil mereka sudah dikenalkan dengan cerita rakyat, kesenian dan sejarah daerahnya, rasa memiliki terhadap budaya sendiri akan tumbuh,” katanya.

Mbak Ning juga memberikan apresiasi terhadap penampilan Sendratari Sapi Pragolo yang membawa cerita dan karakter budaya Pati ke panggung nasional.

Ia berharap semakin banyak sekolah, sanggar dan komunitas yang dilibatkan dalam kegiatan kebudayaan.

“Jangan hanya seniman senior yang tampil. Anak-anak dan pelajar juga perlu diberikan panggung. Dari situlah proses regenerasi bisa berjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, DPRD Pati akan terus memberikan perhatian terhadap program yang berkaitan dengan pendidikan, kepemudaan dan kebudayaan sesuai dengan fungsi kelembagaan.

“Budaya dan pendidikan memiliki hubungan yang kuat. Membangun generasi muda tidak hanya soal akademik, tetapi juga membangun karakter dan kecintaan terhadap daerah,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *