Menjaga kelestarian lingkungan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya mungkin tidak bisa dinikmati secara instan. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengingatkan bahwa aktivitas pengelolaan hutan sosial yang dilakukan oleh generasi saat ini akan menentukan nasib daya dukung lingkungan bagi generasi masa depan.
Muslihan menekankan bahwa kerusakan hutan yang terjadi hari ini akibat keserakahan ekonomi akan menjadi beban bencana yang harus ditanggung oleh anak cucu di kemudian hari. Oleh sebab itu, kebijakan pengelolaan perhutanan sosial harus diletakkan pada prinsip pembangunan yang berkelanjutan demi menjamin ketersediaan air dan udara bersih di Pati.
“Kalau hutan tetap terjaga, manfaatnya bukan hanya dirasakan hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang,” pungkas Muslihan dengan penuh harap agar masyarakat memiliki cara pandang yang visioner terhadap lingkungan hidup.
Melalui fungsi pengawasan yang dimiliki dewan, Komisi B berkomitmen untuk terus menyuarakan pentingnya aspek perlindungan alam ini dalam setiap pembahasan kebijakan daerah. Bagi Muslihan, menjaga hutan sama saja dengan menjaga kehidupan dan masa depan Kabupaten Pati itu sendiri.
(ADV)
















