Membangun generasi yang peduli lingkungan harus dimulai sejak dari akar. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Ulin Nuha, menekankan bahwa pendidikan karakter terkait kebersihan harus ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga mereka dewasa.
Ulin menilai anak-anak adalah agen perubahan yang paling efektif. Jika sejak kecil mereka sudah diajarkan untuk membedakan jenis sampah dan membuangnya dengan benar, maka pola pikir tersebut akan terbentuk secara permanen. Hal ini dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Pati.
“Kalau sejak kecil sudah dibiasakan, maka ke depan akan terbentuk generasi yang lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan,” imbuhnya. Ulin yakin bahwa generasi masa depan yang memiliki kesadaran tinggi akan lebih mudah mengelola tantangan lingkungan yang mungkin lebih kompleks di masa mendatang.
Oleh karena itu, ia mendorong adanya sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam memberikan teladan yang baik. Dengan pembiasaan yang konsisten, diharapkan Kabupaten Pati tidak lagi terjebak dalam persoalan sampah yang sama secara terus-menerus.
(ADV)

















