Ruko Plaza Pragolo Terlihat Kosong, DPRD Pati Soroti Pengelolaan Kawasan

banner 468x60

PATI, sraya.net – Sejumlah ruko di kawasan Plaza Pragolo, Kabupaten Pati, terlihat kosong. Para pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya menempati ruko tersebut juga dilaporkan telah meninggalkan tempat usaha mereka.

Kondisi ini mendapat sorotan dari Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Ia menilai sangat disayangkan apabila fasilitas yang telah dibangun oleh pemerintah tidak dimanfaatkan secara maksimal.

banner 336x280

“Plaza Pragolo ini eman, karena kita itu hanya pencitraan. Setelah diresmikan ditinggal, kan eman-eman,” ujar Joni.

Menurutnya, sebelum mengambil kebijakan terkait pengelolaan kawasan tersebut, pemerintah daerah seharusnya melibatkan berbagai pihak, termasuk DPRD, tokoh masyarakat, serta para pedagang yang beraktivitas di lokasi tersebut.

Ia menilai komunikasi dan musyawarah penting dilakukan agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif dan tidak merugikan para pelaku usaha kecil.

“Harusnya pemerintah, kepala OPD mengajak ngobrol DPRD, tokoh masyarakat, dan PKL di Plaza Pragolo diajak bicara,” jelasnya.

Joni juga mengingatkan agar pemerintah tidak mengambil kebijakan yang berubah-ubah dalam pengelolaan kawasan usaha. Menurutnya, langkah seperti membuka lokasi usaha kemudian menutupnya kembali justru tidak akan menyelesaikan persoalan.

“Jangan nanti tutup, buat lagi. Nanti tutup lagi, buat lagi, percuma,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi terhadap pengelolaan kawasan Plaza Pragolo agar fasilitas yang telah dibangun dapat kembali dimanfaatkan serta memberi ruang bagi para pedagang untuk menjalankan usahanya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *