Sarana Produksi Garam Harus Ditingkatkan, DPRD Pati Dorong Petani Lebih Produktif

Advertorial, Berita78 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Peningkatan produksi garam di Kabupaten Pati tidak hanya bergantung pada kondisi cuaca. Ketersediaan sarana produksi yang memadai juga dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat daya saing petani garam lokal.

Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, mengatakan pemerintah daerah perlu menyusun program yang lebih konkret untuk mendukung petani garam, terutama dalam pemenuhan sarana produksi.

“Petani garam membutuhkan dukungan yang nyata. Mulai dari sarana produksi, akses tambak, saluran air, sampai tempat penyimpanan hasil panen harus diperhatikan,” ujar Mukit.

Ia menjelaskan, Kabupaten Pati memiliki kawasan produksi garam yang cukup luas. Sentra tersebut tersebar di Kecamatan Batangan, Juwana, Wedarijaksa, dan Trangkil dengan jumlah sekitar 21 desa yang masyarakatnya banyak menggantungkan penghasilan dari sektor garam.

Menurut Mukit, potensi tersebut semestinya menjadi alasan bagi pemerintah untuk menempatkan sektor garam sebagai salah satu komoditas yang mendapatkan perhatian dalam kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

Ia menilai peningkatan sarana produksi dapat membantu petani bekerja lebih efektif. Apalagi, sektor garam memiliki karakteristik produksi yang sangat bergantung pada kondisi alam sehingga efisiensi selama masa produksi menjadi hal yang penting.

“Ketika sarana produksinya tersedia dengan baik, petani tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya tambahan. Dengan begitu, hasil yang diperoleh bisa lebih optimal,” jelasnya.

Mukit juga mendorong adanya pendampingan kepada petani agar bantuan maupun fasilitas yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, pembangunan sektor garam tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas fisik, tetapi juga harus diikuti penguatan kapasitas petani.

“Pemerintah perlu melihat kebutuhan petani secara menyeluruh. Bukan hanya memberikan bantuan, tetapi juga memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan mampu meningkatkan produktivitas,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap penguatan sektor garam dapat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir. Jika produksi meningkat dan pengelolaannya semakin baik, maka perputaran ekonomi di kawasan sentra garam juga akan semakin besar.

“Garam merupakan salah satu potensi ekonomi Pati. Jangan sampai potensi yang besar ini belum memberikan manfaat maksimal karena dukungan infrastrukturnya belum optimal,” tandas Mukit.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *