PATI – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya sering kali dipicu oleh faktor kondisi infrastruktur yang buruk. Lubang-lubang jalan yang menganga, aspal yang bergelombang, hingga minimnya marka jalan darurat di Kabupaten Pati menjadi ancaman nyata yang setiap hari bertaruh dengan keselamatan nyawa para pengendara roda dua maupun roda empat.
Parlemen menilai, membiarkan jalan rusak berlarut-larut tanpa adanya penanganan yang maksimal sama saja dengan mengabaikan keselamatan warga negara. Negara harus hadir memberikan rasa aman di ruang publik, di mana setiap warga yang berangkat bekerja atau beraktivitas bisa pulang ke rumah dalam kondisi selamat tanpa kurang satu apa pun.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengingatkan jajaran dinas terkait agar melihat proyek pembangunan jalan bukan sekadar urusan penyerapan anggaran tahunan, melainkan sebagai langkah kemanusiaan untuk melindungi nyawa rakyat.
“Jalanan di Kabupaten harus diperbaiki sebaik mungkin. Kalau perlu setahun kita bekerja keras supaya jalan jangka panjang paling bagus,” tegas Joni Kurnianto dengan penuh empati.
Joni menambahkan, perbaikan jalan jangka panjang yang bermutu tinggi akan secara otomatis menurunkan risiko kecelakaan fatal di lapangan. Selain kekuatan aspal atau beton, dirinya juga meminta kelengkapan lampu penerangan jalan umum (LPJU) dipasang secara merata di titik rawan.
DPRD Pati berharap, terobosan pengawasan dan pengerjaan infrastruktur yang radikal ini mampu menciptakan zero accident akibat jalan rusak di seluruh wilayah Bumi Mina Tani pada tahun-tahun mendatang.










