Pati, sraya.net – Isu transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan terus menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pati. Anggota Komisi A, Danu Ikhsan HC, melihat bahwa penguatan sistem kerja yang terbuka sangat bergantung pada sejauh mana pemerintah mampu mengadopsi teknologi informasi. Dalam hal ini, peran Gen Z dianggap sangat krusial sebagai jembatan teknologi bagi birokrasi.
Danu mendorong agar sektor pemerintahan mulai merekrut atau memberikan ruang magang yang lebih luas bagi talenta-talenta muda. Kemampuan Gen Z dalam mengoperasikan berbagai platform digital dinilai dapat membantu pemerintah dalam menyajikan data dan informasi publik secara lebih cepat dan akurat kepada masyarakat.
Ia secara jujur mengakui keterbatasan generasi senior dalam mengejar ketertinggalan teknologi. “Ya, zaman semakin modern. Kita yang generasi tua belum tentu bisa mengikuti perkembangan zaman,” ungkap Danu. Ia meyakini bahwa penguasaan teknologi adalah kunci utama efisiensi kerja masa kini. “Gen Z harus diberdayakan, pasalnya mereka paham betul akan teknologi di masa sekarang,” tegasnya. Baginya, pemanfaatan potensi anak muda akan membawa birokrasi Pati menuju standar kerja yang lebih akuntabel di mata publik. (ADV)











