Wakil Ketua DPRD Pati Soroti Ancaman Kekeringan dari Tayu hingga Pati Selatan

Advertorial, Berita25 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — Persoalan kekeringan tidak hanya menjadi ancaman bagi wilayah pesisir utara Kabupaten Pati. Sejumlah kawasan di Pati Selatan, termasuk Kecamatan Tambakromo, juga menghadapi persoalan serupa ketika musim kemarau berlangsung panjang.

Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan ketersediaan air bersih perlu ditangani sebagai persoalan lintas wilayah.

Sebagai legislator yang berasal dari Kecamatan Tambakromo, ia memahami bahwa masyarakat di wilayah Pati Selatan juga menghadapi tantangan ketika sumber air mengalami penurunan debit.

“Di Pati Selatan, khususnya wilayah yang memang rawan kekeringan, persoalan air bersih juga menjadi perhatian. Karena itu penanganannya jangan hanya melihat satu kecamatan, tetapi harus berdasarkan peta kerawanan seluruh wilayah Pati,” ungkap Bambang.

Ia mendorong Pemkab Pati menyusun prioritas penanganan berdasarkan tingkat kerawanan setiap daerah. Wilayah yang memiliki sumber air terbatas harus memperoleh perhatian lebih ketika kemarau mulai berkepanjangan.

Bambang menilai pembangunan sarana air bersih perlu diarahkan ke wilayah yang secara geografis memang berulang kali mengalami kekeringan. Sumur bor maupun jaringan penyediaan air dapat menjadi bagian dari solusi tersebut.

“Kalau setiap tahun masyarakat menghadapi masalah yang sama, berarti harus ada solusi yang lebih permanen. Jangan terus mengandalkan bantuan tangki setiap kali kemarau datang,” tegasnya.

Menurutnya, langkah antisipasi tersebut penting agar masyarakat di Tayu maupun kawasan Pati Selatan memiliki sumber air yang lebih kuat menghadapi musim kemarau berikutnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *