PATI — Kondisi Sungai Mbago yang melintasi Desa Bulumanis Lor kini berada dalam titik nadir. Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan, kini justru dijuluki warga sebagai “Kali Kecing” karena aroma busuk yang menyengat akibat dugaan pembuangan limbah industri tepung tapioka.
Warga mengeluhkan warna air yang berubah menjadi coklat gelap dan keruh, serta pertumbuhan tanaman liar yang tak terkendali di sepanjang aliran sungai. Salah satu warga, Adib Purnomo, mengungkapkan bahwa bau tak sedap ini sudah sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.
“Bau dari sungai sangat mengganggu aktivitas kami sehari-hari. Kami tidak ingin kondisi ini terus dibiarkan tanpa ada tindakan tegas terhadap sumber pencemaran,” keluh Adib. Dampak aroma menyengat ini dilaporkan mulai mengganggu pernapasan warga yang bermukim di bantaran sungai, sehingga menuntut aksi cepat dari pemerintah daerah.











