Bukan Sekadar Obat, Edukasi Kesehatan Dibutuhkan Selama Kemarau

Advertorial, Berita109 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Menghadapi musim kemarau, pelayanan kesehatan masyarakat dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan ketika warga sudah mengalami keluhan. Edukasi mengenai cara menjaga kesehatan juga perlu diperkuat.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati atau Mbak Ning, mendorong tenaga kesehatan lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama di wilayah yang terdampak kekeringan.

“Tenaga kesehatan jangan hanya memberikan obat ketika warga datang. Edukasi juga penting supaya masyarakat tahu bagaimana mengurangi risiko gangguan kesehatan selama kondisi kemarau,” ujar Mbak Ning.

BMKG menyebut kekeringan dapat meningkatkan paparan debu dan berpotensi memicu gangguan kesehatan seperti ISPA.

Menurut Mbak Ning, masyarakat perlu mendapatkan informasi sederhana yang mudah diterapkan sehari-hari. Misalnya menjaga kebersihan rumah, mengurangi paparan debu dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis ketika muncul keluhan yang menetap.

Ia juga meminta Puskesmas menggencarkan komunikasi dengan pemerintah desa agar edukasi tidak hanya diberikan di fasilitas kesehatan.

“Puskesmas bisa berkoordinasi dengan desa. Kalau wilayahnya sedang mengalami kekeringan, masyarakat harus diberi pemahaman mengenai potensi gangguan kesehatan yang mungkin muncul,” katanya.

Dengan edukasi yang lebih aktif, Mbak Ning berharap masyarakat dapat melakukan pencegahan sejak dini dan tidak menunggu kondisi kesehatan memburuk sebelum mencari pertolongan.

“Yang kita dorong adalah bagaimana masyarakat tetap sehat selama kemarau, bukan hanya bagaimana mengobati ketika sudah sakit,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *