PATI, sraya.net – Potensi wisata sejarah Kabupaten Pati dinilai dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran di luar kelas bagi para pelajar.
Anggota Komisi A DPRD Pati, Danu Ikhsan HC, mengatakan sejumlah situs bersejarah di Pati mempunyai materi edukasi yang kuat sehingga perlu dikenalkan secara lebih luas kepada generasi muda.
“Wisata sejarah jangan dipandang hanya sebagai tempat untuk berkunjung. Di sana ada pembelajaran tentang asal-usul daerah, tokoh, budaya dan perjalanan masyarakat Pati,” ujarnya.
Menurut Danu, keberadaan Petilasan Kadipaten Pesantenan dan Genuk Kemiri dapat menjadi salah satu contoh destinasi yang menghubungkan kegiatan wisata dengan pembelajaran sejarah lokal. Paket wisata Petilasan Kadipaten Pesantenan sendiri mencakup sejumlah titik seperti Genuk Kemiri, Makam Aryo Kencono dan Pendopo Kadipaten Pesantenan.
Ia menilai pemerintah dapat menggandeng sekolah untuk membuat program kunjungan berkala ke situs-situs sejarah.
“Kalau pelajar sejak dini diajak melihat langsung peninggalan sejarah daerahnya, rasa memiliki terhadap Pati akan tumbuh. Itu jauh lebih kuat daripada sekadar membaca buku,” katanya.
Danu juga mendorong pengelola agar menyediakan pemandu yang mampu menjelaskan sejarah secara sederhana, akurat dan menarik sehingga kunjungan pelajar tidak sekadar datang, berfoto, lalu pulang.
(ADV)










