Cegah Kenakalan Remaja, Kapolresta Pati Beri Pembinaan kepada Siswa SMKN 1 Pati

Berita, Lokal56 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Pembentukan karakter dan kesadaran hukum di kalangan pelajar menjadi perhatian Polresta Pati. Melalui kegiatan upacara bendera di SMK Negeri 1 Pati, Senin (2/11/2026), Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., memberikan sejumlah arahan kepada para siswa agar mampu menghindari perilaku negatif dan lebih bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan materi pembinaan mengenai berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja. Beberapa di antaranya adalah pencegahan bullying, bahaya narkoba, pentingnya kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Kegiatan yang berlangsung selama satu jam, mulai pukul 07.00 WIB, merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan. Program tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian untuk hadir di tengah lingkungan sekolah dan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga keamanan serta ketertiban.

Dalam penyampaiannya, Kombes Pol Sigit mengingatkan bahwa masa sekolah merupakan kesempatan bagi para pelajar untuk mempersiapkan masa depan. Oleh sebab itu, siswa tidak hanya dituntut memperoleh nilai akademik yang baik, tetapi juga harus memiliki sikap dan kepribadian yang positif.

Ia juga mengajak para siswa menghentikan segala bentuk perundungan yang dapat mengganggu proses belajar maupun kondisi psikologis teman sebaya. Perilaku mengejek, menghina, mengancam hingga melakukan kekerasan, termasuk melalui media sosial, tidak boleh dianggap sebagai hal biasa.

Menurutnya, setiap siswa memiliki hak untuk mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman tanpa adanya tindakan diskriminatif maupun intimidasi.

Pesan berikutnya berkaitan dengan kedisiplinan. Kapolresta meminta para pelajar membangun kebiasaan positif dengan menaati peraturan sekolah, datang tepat waktu, serta bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan belajar.

Kombes Pol Sigit juga mengingatkan agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ia meminta siswa memiliki pendirian kuat sehingga tidak mudah mengikuti ajakan teman yang dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan mereka.

Selain pembinaan karakter, edukasi keselamatan berlalu lintas turut disampaikan dalam rangka Operasi Patuh Candi 2026. Para siswa diharapkan memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan jalan raya merupakan bagian dari upaya melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Penggunaan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta pemenuhan persyaratan mengemudi menjadi beberapa hal yang kembali ditekankan.

Kapolresta menilai kesadaran berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Dengan demikian, para pelajar dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya dalam mewujudkan budaya berkendara yang aman dan tertib.

Di tengah perkembangan teknologi, siswa juga diingatkan agar tidak sembarangan memanfaatkan media sosial. Mereka diminta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum jelas kebenarannya.

Sebaliknya, media digital diharapkan menjadi sarana untuk memperluas wawasan, mendukung kegiatan belajar, serta mengembangkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini, Polresta Pati berharap terbangun kerja sama yang semakin erat dengan pihak sekolah. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sekaligus melahirkan generasi muda yang disiplin, berprestasi, menjauhi narkoba, menolak perundungan, dan mengutamakan keselamatan berlalu lintas.

(Humas Resta Pati)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *