DPRD Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda untuk Pemberdayaan Desa di Pati

Advertorial, Berita15 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci dalam mendorong keberhasilan program pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Selasa (28/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kembangjoyo Lantai 2 Sekretariat Daerah Kabupaten Pati tersebut mengangkat tema “Sinkronisasi dan Penguatan Kolaborasi Program Kerja Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan bersama Pemerintah Kabupaten Pati.”

banner 336x280

DPRD Kabupaten Pati yang diwakili Sekretaris Komisi B, Mukit, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis riset dan kebutuhan riil masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah tidak hanya sebatas forum diskusi, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata yang memberikan dampak langsung.

“Perguruan tinggi memiliki kekuatan pada riset dan inovasi, sementara pemerintah memiliki akses terhadap kebijakan dan pelaksanaan di lapangan. Jika ini disinergikan dengan baik, maka program pemberdayaan masyarakat akan lebih tepat sasaran,” ujar Mukit.

Ia juga menambahkan bahwa DPRD siap mendukung kebijakan yang mengakomodasi hasil-hasil kajian akademik agar bisa diimplementasikan dalam program daerah.

“DPRD pada prinsipnya mendorong agar hasil penelitian tidak berhenti di atas kertas. Harus ada keberlanjutan dalam bentuk program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa,” imbuhnya.

FGD ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dengan kebutuhan pembangunan di daerah.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *