DPRD Pati Dorong Penguatan Pasar Kedelai dan Kacang-kacangan

Advertorial, Berita128 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — DPRD Kabupaten Pati mendorong pemerintah memperkuat akses pasar bagi petani yang mulai beralih menanam palawija akibat kemarau panjang.

Anggota DPRD Pati sekaligus Sekretaris Fraksi PDIP, Danu Ikhsan, mengatakan persoalan pemasaran harus menjadi perhatian sejak petani mulai menentukan komoditas yang akan ditanam.

“Petani jangan hanya dipikirkan bagaimana bisa menanam. Setelah panen juga harus dipikirkan. Kalau pasarnya tidak siap, petani yang akhirnya menanggung kerugian,” kata Danu.

Ia menyebut sejumlah petani di Pucakwangi, Jaken, Jakenan, dan Winong mulai memilih kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau karena kondisi air yang terbatas.

Menurut Danu, pemerintah daerah dapat mempertemukan petani dengan pelaku usaha maupun pihak yang membutuhkan pasokan komoditas tersebut.

“Kita perlu membangun rantai pasok yang lebih kuat. Petani punya produksi, tetapi harus ada pembeli yang mampu menyerap dengan harga yang layak,” ujarnya.

Selain akses pasar, ia menilai keberadaan tempat penyimpanan hasil pertanian juga penting untuk menghindari petani menjual seluruh hasil panen secara bersamaan ketika harga sedang rendah.

“Jangan sampai petani sudah berhasil menghadapi kemarau, tetapi justru kalah ketika masuk pasar. Ini yang harus dicegah,” tegas Danu.

Ia berharap pemerintah mulai menyiapkan skema penyerapan hasil palawija sejak sekarang, sebelum petani memasuki masa panen.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *