Joko Wahyudi: Angkutan Sekolah Jadi Solusi Kurangi Risiko Kecelakaan Pelajar

Advertorial, Berita, Lokal199 Dilihat
banner 468x60

PATI – Upaya menciptakan keselamatan berlalu lintas bagi kalangan pelajar terus mendapat perhatian DPRD Kabupaten Pati. Salah satu langkah yang dinilai perlu diperkuat adalah penyediaan layanan transportasi sekolah yang aman agar siswa tidak lagi bergantung pada penggunaan sepeda motor untuk berangkat maupun pulang sekolah.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Joko Wahyudi, menilai keberadaan angkutan sekolah dapat menjadi solusi untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pelajar. Menurutnya, masih banyak siswa yang berkendara sendiri meskipun belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan lalu lintas.

“Keselamatan pelajar harus menjadi prioritas bersama. Kehadiran angkutan sekolah akan memberikan alternatif transportasi yang lebih aman sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya,” ujar Joko Wahyudi.

Ia mengatakan penyediaan armada antar jemput sekolah perlu didukung melalui kerja sama antara pemerintah daerah, sekolah, dan instansi terkait. Dengan sinergi tersebut, layanan transportasi dapat menjangkau lebih banyak pelajar, terutama di wilayah yang belum memiliki akses angkutan umum memadai.

Menurut Joko, potensi pemanfaatan kendaraan yang masih layak operasional untuk dijadikan armada sekolah patut dikaji sebagai salah satu solusi. Langkah tersebut dinilai dapat mempercepat penyediaan layanan tanpa harus seluruhnya bergantung pada pengadaan kendaraan baru.

“Yang terpenting adalah bagaimana fasilitas yang tersedia bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat, khususnya dalam memberikan layanan transportasi yang aman bagi para pelajar,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selain itu, Joko juga mendorong optimalisasi angkutan umum yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Ia menilai armada tersebut dapat diberdayakan kembali sebagai angkutan sekolah sehingga tidak hanya meningkatkan keselamatan pelajar, tetapi juga membantu menghidupkan kembali sektor transportasi umum di Kabupaten Pati.

Ia berharap program angkutan sekolah dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Dengan tersedianya transportasi yang aman dan nyaman, pelajar dapat lebih fokus mengikuti kegiatan belajar tanpa harus menghadapi risiko berkendara di jalan raya.

Sebagai anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joko menegaskan pihaknya siap mengawal pengembangan program tersebut agar dapat direalisasikan secara bertahap. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat mampu menciptakan sistem transportasi pelajar yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *