PATI, sraya.net – Rencana penataan trotoar di Jalan Panglima Sudirman dengan konsep menyerupai kawasan Malioboro Yogyakarta mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Pati. Penataan tersebut dinilai dapat menjadi langkah awal untuk mempercantik wajah pusat kota sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengatakan konsep pedestrian modern yang mengutamakan aktivitas pejalan kaki perlu didukung selama pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.
Menurutnya, kawasan pusat Kota Pati memiliki potensi menjadi ruang publik yang lebih hidup apabila didukung fasilitas yang nyaman dan tertata.
“Kalau konsepnya memang seperti Malioboro tentu bagus. Tetapi jangan hanya meniru bentuknya, harus disesuaikan dengan karakter Kota Pati agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Joni menilai keberadaan trotoar yang representatif tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi sehingga hasil pembangunan mampu menjadi ikon baru Kota Pati.
“Ketika kawasan kota menjadi lebih tertata, masyarakat akan lebih nyaman beraktivitas. Dampaknya juga bisa dirasakan pelaku usaha di sekitar karena mobilitas masyarakat meningkat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama. Material yang digunakan harus memiliki daya tahan yang baik serta mudah dalam perawatan jangka panjang.
Dengan adanya penataan ini, DPRD berharap kawasan Jalan Panglima Sudirman tidak hanya tampil lebih modern, tetapi juga menjadi ruang publik yang ramah dan membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Pati.
(ADV)












