Karakter peduli lingkungan bukanlah sesuatu yang diwariskan secara biologis, melainkan melalui proses belajar dan pembiasaan. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Ulin Nuha, menekankan bahwa disiplin membuang sampah harus menjadi bagian dari integritas diri setiap warga Pati.
Ulin menilai bahwa seringkali masyarakat mengetahui aturan kebersihan, namun belum menjadikannya sebagai kesadaran batin. Oleh karena itu, ia mendorong adanya pembiasaan yang dimulai dari lingkungan terkecil agar tindakan menjaga kebersihan menjadi sebuah gerakan yang otomatis dilakukan tanpa perlu pengawasan ketat.
“Sadar untuk membuang sampah harus dimulai dari diri kita dan anak-anak, jadi harus sadar lingkungan,” katanya. Ungkapan ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten dari individu masing-masing.
DPRD Pati berharap melalui pembiasaan yang kuat, masyarakat akan merasa tidak nyaman jika melihat lingkungan sekitarnya kotor. Dengan terbentuknya standar moral kebersihan yang tinggi, Kabupaten Pati diharapkan dapat memiliki lingkungan yang asri dan lestari.
(ADV)

















