Mukit Tekankan Pentingnya Harga Tembakau yang Layak bagi Petani Pati

Advertorial, Berita48 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Peningkatan hasil panen tembakau di Kabupaten Pati diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani. Selain menjaga kualitas produksi, kepastian harga jual dinilai menjadi faktor penting agar pendapatan yang diperoleh sebanding dengan biaya dan tenaga yang telah dikeluarkan.

Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak cukup dilihat dari melimpahnya hasil panen. Petani juga perlu mendapatkan keuntungan yang layak setelah seluruh kebutuhan produksi terpenuhi.

Menurutnya, proses budidaya tembakau membutuhkan biaya yang cukup besar, mulai dari persiapan lahan, pengadaan sarana produksi, pemeliharaan tanaman, hingga proses pemetikan dan pengeringan. Kondisi tersebut membuat harga jual di tingkat gudang perlu mendapat perhatian agar usaha tani tetap memberikan hasil yang menguntungkan.

“Petani tentu berharap hasil panen yang baik bisa diikuti dengan pendapatan yang meningkat. Karena itu, perhitungan keuntungan harus menjadi perhatian, bukan hanya melihat banyaknya tembakau yang berhasil dipanen,” ujarnya.

Mukit juga menilai pemahaman petani terhadap standar kualitas tembakau perlu terus ditingkatkan. Pengetahuan mengenai mutu hasil panen dapat membantu petani memahami pertimbangan yang digunakan dalam menentukan harga sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produksi pada musim berikutnya.

Di sisi lain, ia mendorong adanya keterbukaan komunikasi antara petani dan pembeli, terutama menyangkut penilaian mutu serta mekanisme penetapan harga. Menurutnya, kejelasan informasi tersebut penting untuk membangun hubungan perdagangan yang sehat dan memberikan kepastian bagi kedua belah pihak.

Dengan komunikasi yang baik, petani diharapkan dapat mengetahui kekurangan maupun keunggulan hasil produksinya. Langkah ini juga dinilai dapat mendorong petani lebih cermat dalam mengelola usaha tani agar mampu bersaing di pasar.

Mukit berharap peningkatan kualitas tembakau di Kabupaten Pati berjalan beriringan dengan harga jual yang proporsional. Dengan begitu, hasil panen tidak hanya menjadi capaian dari sisi produksi, tetapi juga mampu memperkuat perekonomian keluarga petani.

“Petani perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai standar kualitas dan dasar penentuan harga. Dengan begitu, mereka bisa memperbaiki hasil produksinya dan memperoleh pendapatan yang sepadan dengan biaya serta kerja keras selama proses budidaya,” tegasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *