Muslihan Dorong Pembentukan Asosiasi Petani Milenial untuk Perkuat Regenerasi Pertanian

banner 468x60

PATI, sraya.net – Regenerasi petani dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Pati. Untuk mewujudkannya, generasi muda tidak hanya perlu diajak terjun ke sektor pertanian, tetapi juga didukung melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menilai hingga saat ini petani milenial di Pati masih belum memiliki organisasi atau asosiasi yang dapat menjadi wadah bersama. Akibatnya, berbagai program pemberdayaan dinilai belum dapat berjalan secara maksimal.

Menurutnya, keberadaan asosiasi petani milenial akan mempermudah koordinasi antara pemerintah dan para petani muda, baik dalam penyusunan kebijakan, pelatihan, maupun penyaluran bantuan.

“Kalau sudah ada asosiasi, pemerintah akan lebih mudah menyampaikan program, memberikan pelatihan, sekaligus mengetahui kebutuhan petani milenial secara langsung,” ujar Muslihan.

Ia menjelaskan, Kabupaten Pati sebenarnya telah memiliki sekitar 2.000 kelompok tani yang aktif. Namun, petani milenial belum memiliki wadah yang terorganisasi sebagaimana kelompok tani pada umumnya.

Karena itu, Komisi B DPRD Pati mendorong pemerintah daerah untuk segera menyusun program khusus yang menyasar petani muda, mulai dari peningkatan kapasitas, pendampingan usaha tani, hingga penguasaan teknologi pertanian modern.

Muslihan meyakini generasi muda memiliki potensi besar dalam mengembangkan sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan.

“Petani milenial harus dipersiapkan menjadi pelaku utama pertanian modern. Mereka memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi sehingga bisa meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *