Muslihan Tekankan Pendampingan Petani untuk Maksimalkan Potensi Lahan di Pati

Advertorial, Berita27 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Pati perlu diimbangi dengan pendampingan yang berkelanjutan agar masyarakat mampu mengelola lahan secara produktif. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menilai penguatan peran penyuluh pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan hasil budidaya masyarakat.

Menurut Muslihan, keberadaan lahan yang potensial belum tentu memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Petani perlu mendapatkan arahan terkait pemilihan tanaman, teknik pengolahan tanah, perawatan, hingga solusi atas berbagai persoalan yang muncul selama masa tanam.

Ia pun meminta Dinas Pertanian Kabupaten Pati untuk meningkatkan pendampingan secara langsung kepada masyarakat. Dengan demikian, program pengembangan pertanian dapat berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi nyata di lapangan.

“Pendampingan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Petani perlu mendapat arahan mengenai jenis tanaman yang sesuai, cara perawatan, serta langkah menjaga produktivitas supaya lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan bisa memberikan hasil,” ujarnya.

Muslihan menjelaskan, pemanfaatan lahan yang belum produktif dapat dilakukan secara bertahap. Masyarakat bisa memulai budidaya dari area terbatas dengan memilih komoditas yang relatif mudah dikembangkan. Apabila hasilnya menjanjikan, kegiatan tersebut dapat diperluas sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Namun, ia mengingatkan bahwa pola pengembangan pertanian tidak bisa disamaratakan di setiap wilayah. Penentuan jenis tanaman perlu mempertimbangkan kondisi tanah, ketersediaan air, cuaca, serta kemudahan memperoleh sarana produksi.

Selain memperkuat pendampingan, Muslihan juga menilai evaluasi secara berkala perlu dilakukan untuk memastikan program berjalan efektif. Melalui evaluasi tersebut, pemerintah daerah dapat memetakan kesulitan yang dialami petani sekaligus merumuskan dukungan yang lebih tepat sasaran.

“Ketika masyarakat sudah memiliki keinginan untuk mengembangkan lahan, mereka juga harus mendapatkan arahan yang jelas. Penyuluh diharapkan hadir untuk membantu menemukan solusi berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah,” tambahnya.

Ia berharap, peningkatan kualitas pendampingan pertanian mampu mendorong masyarakat pedesaan lebih mandiri dalam mengelola potensi lahannya. Upaya tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menciptakan peluang usaha dan menambah pendapatan masyarakat di Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *