Nanda Yahya Sebut Validitas Data e-RDKK Kunci Distribusi Pupuk Tepat Sasaran

Advertorial, Berita, Lokal506 Dilihat
banner 468x60

PATI – Keakuratan data dalam Sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dinilai menjadi faktor utama dalam menjamin penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Nanda Yahya, mengingatkan seluruh pihak agar memberikan perhatian serius terhadap kualitas data yang dimasukkan ke dalam sistem tersebut.

Menurut Nanda, penerapan e-RDKK merupakan langkah strategis pemerintah untuk mewujudkan tata kelola distribusi pupuk subsidi yang lebih transparan, tertib, dan akuntabel. Namun, efektivitas sistem tersebut sangat bergantung pada validitas data petani yang menjadi dasar penyaluran bantuan.

“e-RDKK dibangun untuk memastikan pupuk subsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak. Karena itu, data yang dimasukkan harus akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak langsung terhadap hak petani,” ujar Nanda.

Ia menjelaskan bahwa di era digital, data telah menjadi fondasi utama dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah, termasuk di sektor pertanian. Apabila data petani tidak diperbarui atau masih terdapat kesalahan administrasi, maka proses penyaluran pupuk subsidi berpotensi tidak berjalan secara optimal.

Nanda menilai proses pendataan tidak boleh dipandang sebagai pekerjaan administratif semata. Sebaliknya, tahapan tersebut merupakan bagian penting yang menentukan keberhasilan program pemerintah dalam mendukung produktivitas pertanian.

“Semua berawal dari data. Ketika datanya valid, kebijakan yang diambil juga akan tepat. Sebaliknya, apabila datanya tidak sesuai, maka penyaluran pupuk subsidi bisa meleset dari sasaran dan petani yang benar-benar membutuhkan justru mengalami kesulitan memperoleh pupuk,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar proses pembaruan data dilakukan secara berkala dengan melibatkan penyuluh pertanian, kelompok tani, pemerintah desa, serta dinas terkait. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar setiap perubahan kondisi petani dapat segera tercatat dalam sistem e-RDKK.

Sebagai mitra pemerintah di bidang pertanian, Komisi B DPRD Kabupaten Pati, lanjut Nanda, akan terus mengawal implementasi e-RDKK agar berjalan sesuai tujuan. Pengawasan akan difokuskan pada ketepatan pendataan, transparansi proses, serta pemerataan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani yang memenuhi persyaratan.

“Kami ingin sistem e-RDKK benar-benar menjadi instrumen yang memberikan kepastian bagi petani. Dengan data yang akurat dan pengawasan yang baik, penyaluran pupuk subsidi akan lebih tertib, tepat sasaran, dan mampu mendukung peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Pati,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *