Populasi Kera di Pati Selatan Dinilai Meningkat, DPRD Soroti Dampaknya bagi Petani

banner 468x60

PATI, sraya.net – Meningkatnya populasi kera liar di wilayah Pati Selatan mulai menjadi perhatian kalangan DPRD Kabupaten Pati. Serangan kawanan kera yang merusak tanaman pertanian warga dinilai semakin masif dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Nanda Yahya, mengatakan laporan serangan kera terus berdatangan dari sejumlah desa di kawasan selatan Kabupaten Pati.

banner 336x280

“Dulu keberadaan kera memang sudah ada, tetapi tidak sebanyak sekarang. Saat ini mereka datang bergerombol dan merusak tanaman petani,” ujarnya.

Menurut Nanda, tanaman jagung, ketela, hingga jambu milik warga menjadi sasaran utama kawanan kera. Dalam waktu singkat, tanaman yang sudah dirawat petani bisa habis dirusak.

Ia menyebut wilayah seperti Desa Sinomwidodo, Desa Larangan, dan Desa Pakis menjadi daerah yang paling sering mengalami serangan. Kondisi itu membuat petani semakin khawatir terhadap hasil panen mereka.

“Kalau tidak segera ditangani, petani bisa mengalami kerugian besar karena tanaman mereka rusak sebelum panen,” katanya.

Nanda menilai pemerintah daerah perlu segera melakukan pemetaan dan kajian terkait perkembangan populasi kera di kawasan tersebut. Selain menjaga kelestarian satwa, solusi yang diambil juga harus mampu melindungi lahan pertanian warga.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *