Rehabilitasi Jalan Gabus, DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Drainase

Advertorial, Berita15 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — DPRD Kabupaten Pati meminta rehabilitasi ruas Jalan Tlogoayu-Karaban-Wuwur di Kecamatan Gabus tidak sekadar mengejar target penyelesaian proyek. Kualitas konstruksi dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dinilai harus menjadi perhatian utama.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengatakan kondisi infrastruktur jalan memiliki kaitan erat dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang memadai diperlukan untuk menunjang mobilitas warga sekaligus memperlancar kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.

“Pembangunan jalan seperti ini harus benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Bukan hanya selesai secara fisik, tetapi kualitasnya juga harus diperhatikan supaya bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujar Ali.

Menurutnya, ruas Tlogoayu-Karaban-Wuwur menjadi salah satu jalur penting bagi masyarakat di Kecamatan Gabus. Selain digunakan untuk aktivitas sehari-hari, jalan tersebut turut mendukung perjalanan warga untuk bekerja, bersekolah maupun menjalankan kegiatan perekonomian.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, rehabilitasi jalan tersebut menggunakan konstruksi aspal hotmix. Pekerjaan itu mendapat alokasi anggaran sekitar Rp1,745 miliar dengan durasi pelaksanaan 90 hari.

Ali menilai nilai anggaran yang cukup besar harus diikuti dengan hasil pekerjaan yang sepadan. Karena itu, pelaksanaan proyek diminta berpedoman pada dokumen perencanaan serta spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

“Anggaran yang digunakan adalah uang untuk pembangunan daerah, sehingga harus dipastikan penggunaannya tepat dan hasil pekerjaannya sesuai dengan perencanaan. Pengawasan juga penting agar kualitas jalan benar-benar sesuai standar,” jelasnya.

Selain kualitas lapisan jalan, Ali meminta aspek pendukung lainnya turut diperhatikan. Menurutnya, kondisi drainase dan badan jalan perlu menjadi bagian dari penanganan agar infrastruktur yang telah diperbaiki tidak kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

“Kalau jalan sudah diperbaiki, jangan sampai persoalan lain seperti drainase kemudian menyebabkan jalan cepat rusak. Jadi harus dilihat secara menyeluruh,” katanya.

Ia berharap pekerjaan yang ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari tersebut dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengorbankan kualitas. Dengan demikian, masyarakat dapat segera menikmati akses jalan yang lebih baik.

Ali menambahkan, peningkatan infrastruktur hingga wilayah desa perlu dilakukan secara berkelanjutan. Jalan yang aman dan nyaman diharapkan mampu memperlancar pergerakan warga sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi lokal.

“Yang kami harapkan tentu jalan menjadi lebih nyaman dan aman dilalui masyarakat. Mobilitas warga lancar, kegiatan ekonomi juga semakin mudah. Pemerataan pembangunan infrastruktur harus terus dilakukan sampai ke wilayah desa,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *