Sarana Penampungan Diperkuat, DPRD Pati Harap Kerja Petugas Kebersihan Lebih Efisien

banner 468x60

PATI, sraya.net — Penambahan kontainer sampah di Kabupaten Pati diharapkan tidak sekadar menambah fasilitas persampahan, tetapi juga mampu meningkatkan efektivitas kerja petugas kebersihan di lapangan.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengatakan keberadaan kontainer yang memadai akan membantu petugas dalam mengatur proses pengumpulan hingga pengangkutan sampah.

Menurutnya, selama ini petugas harus menghadapi kondisi lapangan yang berbeda-beda. Ketika titik penampungan tidak mencukupi, sampah dapat meluber dan membuat proses pengangkutan membutuhkan penanganan lebih.

“Kontainer itu bagian dari rantai pelayanan kebersihan. Kalau tempat penampungannya memadai, petugas lebih mudah bekerja karena sampah sudah terkumpul di titik yang jelas dan bisa segera diangkut,” ujar Joni.

Ia menilai penambahan kontainer juga dapat membuat pola kerja petugas menjadi lebih terorganisasi. Armada pengangkut tidak harus mencari atau menangani sampah yang tersebar di berbagai lokasi, melainkan dapat mengambil dari titik-titik yang telah ditentukan.

Joni menyebut kondisi tersebut pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap waktu dan tenaga yang dikeluarkan petugas. Semakin baik sistem penampungan, semakin efektif pula proses pengangkutan yang dilakukan.

“Petugas jangan sampai waktunya banyak habis hanya untuk menangani sampah yang tercecer atau tumpah di sekitar lokasi. Dengan sarana yang baik, tenaga mereka bisa digunakan lebih efektif untuk melayani wilayah yang lebih luas,” jelasnya.

Ketua Komisi C itu juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati agar penempatan kontainer memperhatikan akses kendaraan pengangkut. Hal tersebut penting agar proses pengambilan sampah tidak justru menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Selain sarana, ia menekankan pentingnya perawatan kontainer agar fasilitas yang sudah disediakan dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Jangan hanya menambah jumlahnya. Kondisi kontainer juga harus dijaga, termasuk akses pengangkutan dan pemeliharaannya. Kalau semua berjalan, pelayanan kebersihan akan jauh lebih efektif,” katanya.

Joni berharap penguatan sarana tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai peningkatan kualitas pengelolaan sampah harus terlihat dari lingkungan yang lebih bersih sekaligus kerja petugas yang semakin terukur.

“Ukuran keberhasilannya sederhana, sampah tidak menumpuk, petugas bisa bekerja lebih cepat, dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *