Siti Maudluah Minta Pemeliharaan Jalan Pati Prioritaskan Tingkat Kerusakan

Advertorial, Berita29 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Pemanfaatan tambahan anggaran Rp38 miliar dalam APBD Perubahan Kabupaten Pati tahun 2026 diharapkan mampu mempercepat penanganan infrastruktur, terutama pemeliharaan jalan yang membutuhkan perbaikan di sejumlah wilayah.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Siti Maudluah, menegaskan bahwa penentuan lokasi pemeliharaan jalan harus mengacu pada kondisi kerusakan dan urgensi kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, anggaran yang tersedia dapat digunakan secara tepat sasaran.

Menurutnya, kualitas jalan memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga. Infrastruktur yang memadai juga dibutuhkan untuk memperlancar pengangkutan hasil pertanian serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Siti mengingatkan agar pemerintah tidak menunda penanganan kerusakan jalan yang masih dapat diperbaiki melalui pemeliharaan. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kerusakan semakin meluas dan membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.

“Pemeliharaan jalan perlu diarahkan pada titik-titik yang memang membutuhkan penanganan. Jangan sampai kerusakan yang sebenarnya bisa segera diperbaiki justru semakin parah karena terlambat ditangani,” ujarnya.

Ia juga meminta agar setiap rencana pekerjaan didahului dengan pengecekan langsung di lapangan. Hasil pemeriksaan teknis tersebut dapat menjadi dasar dalam menentukan metode perbaikan yang sesuai dengan tingkat kerusakan pada masing-masing ruas jalan.

Tak hanya soal penentuan lokasi, Siti turut menyoroti pentingnya menjaga mutu pekerjaan. Penggunaan material yang sesuai standar serta penerapan metode pengerjaan yang tepat harus menjadi perhatian agar jalan yang dipelihara memiliki daya tahan dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ia berharap tambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 dapat memberikan hasil nyata bagi peningkatan kualitas infrastruktur di Kabupaten Pati.

Komisi C DPRD Pati, lanjutnya, akan mendorong agar program pemeliharaan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Perencanaan yang tepat dan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan menjadi bagian penting untuk memastikan anggaran daerah memberikan manfaat optimal bagi warga.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *