Sungai Selok Menyusut, DPRD Pati Ingatkan Dampaknya ke Ekonomi Tambak

Advertorial, Berita482 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — Persoalan menyusutnya debit Sungai Selok di Kecamatan Juwana dinilai tidak hanya berdampak terhadap sektor pertanian. Aktivitas ekonomi masyarakat yang mengandalkan tambak ikan dan tambak garam juga ikut terancam.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Jaza Khoerul Sofyan, mengatakan keberadaan air menjadi faktor utama bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor pertambakan.

“Air menjadi penopang utama aktivitas tambak. Ketika pasokannya terganggu, dampaknya langsung dirasakan oleh pelaku usaha tambak,” ujar Jaza.

Ia menjelaskan, pendangkalan Sungai Selok menyebabkan distribusi air ke kawasan tambak tidak lagi optimal sehingga produktivitas masyarakat berpotensi menurun.

Menurutnya, persoalan tersebut harus dipandang sebagai isu ekonomi masyarakat, bukan sekadar persoalan lingkungan.

“Yang harus dijaga bukan hanya sungainya, tetapi juga keberlangsungan usaha warga yang hidup dari sektor tambak,” katanya.

Jaza mendorong adanya langkah percepatan normalisasi agar fungsi Sungai Selok dapat kembali maksimal.

“Kalau aliran air pulih, aktivitas tambak akan ikut terbantu dan roda ekonomi masyarakat bisa tetap berjalan,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *