PATI – Aksi tanam pohon pisang oleh warga Desa Kayen memicu respon cepat dari kalangan legislatif. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, H. Hardi, secara tegas meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pati untuk tidak menutup mata terhadap kerusakan jalan di wilayah barat RSUD Kayen. Desakan ini muncul setelah video aksi protes warga viral di media sosial.
H. Hardi mengungkapkan bahwa dirinya telah turun langsung memantau kondisi lapangan. Menurutnya, keluhan warga adalah hal yang wajar mengingat kondisi jalan yang memang sudah tidak layak dilalui. Kedalaman lubang yang ekstrem menjadi alasan kuat mengapa warga melakukan tindakan dramatis dengan menanam pohon di tengah jalan raya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR. Memang benar ada aksi penanaman pohon pisang karena kondisi lubangnya cukup dalam. Ini sudah saya usulkan ke PUPR agar segera dilakukan langkah penanganan,” tegas Hardi saat memberikan keterangan resmi kepada media.
Lebih lanjut, Hardi memastikan bahwa anggaran untuk perbaikan total jalan tersebut sudah diupayakan masuk dalam tahun anggaran 2026. Meski demikian, ia berharap ada langkah darurat atau pemeliharaan sementara sebelum proyek besar dilaksanakan, agar masyarakat bisa melintas dengan rasa aman tanpa harus was-was akan lubang jalan yang mengintai.
(ADV)













