Danu Ikhsan HC Dorong Program Khusus untuk Selamatkan Wayang Golek, Wayang Kulit, dan Ketoprak

banner 468x60

PATI, sraya.net – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Danu Ikhsan HC, meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap keberlangsungan kesenian tradisional yang selama ini menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Pati.

Menurutnya, sejumlah kesenian tradisional seperti wayang golek, wayang kulit, dan ketoprak saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari minimnya regenerasi pelaku seni hingga keterbatasan dukungan anggaran dan sarana pendukung.

banner 336x280

Danu menilai pemerintah daerah perlu menyusun program khusus yang fokus pada pelestarian budaya agar kesenian tradisional tidak semakin terpinggirkan oleh perkembangan hiburan modern.

“Wayang golek, wayang kulit, dan ketoprak bukan hanya pertunjukan seni. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, filosofi, serta kearifan lokal yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, selama ini banyak kelompok seni tradisional yang bertahan berkat semangat masyarakat. Namun tanpa dukungan yang berkelanjutan, upaya pelestarian tersebut akan semakin berat.

Karena itu, Danu mendorong adanya program pembinaan rutin, bantuan perawatan perlengkapan kesenian, hingga pemberian ruang tampil yang lebih luas bagi kelompok seni tradisional di berbagai kegiatan daerah.

“Pelestarian budaya tidak boleh hanya dilakukan ketika ada perayaan tertentu. Harus ada program yang berkesinambungan sehingga para pelaku seni merasa diperhatikan dan memiliki motivasi untuk terus berkarya,” katanya.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar kesenian tradisional lebih sering diperkenalkan kepada pelajar melalui kegiatan pendidikan dan kebudayaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

“Kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan leluhur. Jika pemerintah dan masyarakat tidak bergerak bersama dari sekarang, bukan tidak mungkin beberapa kesenian tradisional akan kehilangan eksistensinya di masa depan. Ini yang harus kita cegah bersama,” tegas Danu Ikhsan HC.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *