PATI — Kualitas fisik bangunan menjadi sorotan utama Komisi C DPRD Kabupaten Pati dalam mengawal proyek pembangunan daerah tahun 2026. Ketua Komisi C, Joni Kurnianto, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur seperti talut, jembatan, dan jalan raya harus memiliki ketahanan yang prima agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat.
Joni menilai, pembangunan yang asal-asalan hanya akan membuang anggaran daerah secara percuma. Ia mendorong agar setiap spesifikasi teknis yang tertuang dalam kontrak kerja dipatuhi sepenuhnya. Hal ini mencakup penggunaan material yang bermutu tinggi dan proses pengawasan internal dari pihak kontraktor itu sendiri.
“Pembangunan yang dilakukan tidak hanya sekadar selesai secara administrasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin infrastruktur di Pati ini awet dan bisa dinikmati hingga bertahun-tahun ke depan,” ujar Joni dalam sebuah rapat koordinasi.
(ADV)

















