Dorong Kemandirian Warga Binaan, Legislator Pati Puji Budidaya Ikan dan Sayur di Lapas

Advertorial, Berita249 Dilihat
banner 468x60

PATI – Fungsi lembaga pemasyarakatan saat ini telah bergeser dari sekadar tempat penghukuman (pemberatan) menjadi wadah pembekalan kemandirian (resosialisasi). Menanggapi hal tersebut, Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyambut positif terobosan Lapas Kelas IIB Pati yang memadukan pemenuhan asupan gizi dengan pelatihan keterampilan kerja bagi warga binaan.

Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, menjelaskan bahwa program budidaya ikan lele dan bercocok tanam sayuran di dalam Lapas memiliki fungsi ganda (double impact) yang sangat bermanfaat bagi masa depan para warga binaan.

“Program budidaya pertanian dan perikanan ini bukan cuma soal menambah pasokan bahan makan di dapur Lapas, tetapi merupakan sarana edukasi dan pembekalan hard skill bagi warga binaan sebagai bekal hidup setelah bebas nanti,” jelas Mukit.

Ia menambahkan, keterampilan di bidang agribisnis dan perikanan air tawar yang didapatkan selama menjalani masa tahanan akan menjadi modal usaha yang sangat berguna ketika para warga binaan kembali ke tengah-tengah keluarga dan lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, Mukit juga memastikan bahwa hasil panen dari kegiatan mandiri tersebut dikelola secara transparan untuk meningkatkan kualitas dan kesegaran menu makanan harian yang disajikan oleh petugas dapur.

“Pembinaan berorientasi keterampilan seperti ini harus terus didukung. Kita tidak hanya memberi mereka makanan yang layak hari ini, tetapi juga memberi mereka ‘kail’ untuk bertahan hidup secara jujur di masa depan,” ungkap politisi Partai Demokrat itu.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *