Hardi Soroti Kualitas Revitalisasi Sekolah, Tak Cukup Hanya Kejar Serapan Anggaran

Advertorial, Berita11 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, meminta pelaksanaan revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Pati tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan fisik maupun penyerapan anggaran. Menurutnya, mutu bangunan dan manfaatnya bagi kegiatan belajar mengajar harus menjadi perhatian utama.

Hardi mengatakan, fasilitas yang dibangun melalui program revitalisasi harus mampu menunjang kebutuhan siswa maupun guru. Karena itu, hasil pekerjaan perlu dipastikan memenuhi standar kelayakan, keamanan, serta sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Program revitalisasi satuan pendidikan sendiri merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang memiliki dasar Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan.

Melalui program tersebut, pembangunan maupun perbaikan fasilitas pendidikan diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang layak dan aman, baik pada jenjang pendidikan dasar maupun menengah.

Hardi menilai penggunaan anggaran negara dalam program tersebut membuat aspek pertanggungjawaban tidak boleh diabaikan. Serapan anggaran, kata dia, bukan satu-satunya indikator keberhasilan.

“Jangan sampai ukuran keberhasilan hanya pekerjaan selesai dan anggaran terserap. Yang lebih penting adalah kualitas bangunannya, kesesuaiannya dengan perencanaan, serta apakah benar-benar bisa digunakan siswa dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga mendorong sekolah yang menerima program revitalisasi untuk terlibat aktif dalam melakukan pengawasan. Pemeriksaan terhadap fasilitas, menurut Hardi, tetap diperlukan meskipun pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai.

Sekolah perlu memastikan setiap bagian bangunan maupun fasilitas yang direvitalisasi dapat digunakan sebagaimana peruntukannya. Jika ditemukan kekurangan atau ketidaksesuaian, persoalan tersebut diharapkan segera disampaikan kepada pihak terkait.

“Kalau ada bagian yang belum sesuai, jangan dibiarkan. Harus segera dikomunikasikan agar bisa ada tindak lanjut,” katanya.

Hardi menegaskan DPRD Pati akan terus mendorong pengawasan terhadap program-program pendidikan yang menggunakan anggaran pemerintah. Ia berharap revitalisasi sekolah tidak sekadar menghasilkan bangunan baru atau fasilitas yang diperbaiki, tetapi benar-benar meningkatkan kualitas sarana pendidikan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *