Ketua DPDD Pati Dorong Solusi Jangka Panjang untuk Tambak Garam Batangan

Advertorial, Berita91 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, meminta persoalan pasokan air di kawasan tambak garam Kecamatan Batangan tidak hanya diselesaikan secara sementara.

Lebih dari 300 hektare tambak garam di wilayah tersebut dilaporkan tidak dapat berproduksi maksimal akibat rendahnya pasang air laut. Petani bahkan harus menunggu air laut kembali pasang untuk mengisi petakan tambak.

Ali mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.

“Kalau persoalan air ini berulang setiap musim kemarau, tentu harus dipikirkan solusi jangka panjang. Jangan hanya menunggu air pasang lalu produksi berjalan lagi,” ujar Ali.

Menurutnya, pemerintah perlu memetakan infrastruktur pengairan yang mendukung aktivitas tambak garam.

Pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi saluran, titik masuk air laut, hingga kebutuhan normalisasi apabila ditemukan saluran yang mengalami pendangkalan.

“Harus dilihat secara menyeluruh. Mana saluran yang perlu dinormalisasi, mana yang membutuhkan perbaikan, semuanya harus dipetakan,” katanya.

Kondisi di lapangan saat ini membuat sebagian petani menggunakan pompa seadanya. Bahkan, sejumlah petani dilaporkan mengalami penghentian produksi hampir dua pekan karena air pasang sangat kecil.

Ali menilai persoalan tersebut penting diperhatikan karena produksi garam menjadi salah satu aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Potensi tambak yang sudah ada harus dijaga. Jangan sampai lahannya ada, tetapi produksinya tidak maksimal karena persoalan akses air,” tegasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *