Komisi D DPRD Pati Tekankan Kualitas Revitalisasi TK Pertiwi Tegalharjo

Advertorial, Berita148 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Revitalisasi TK Pertiwi di Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mendapat perhatian dari Komisi D DPRD Pati. Pengawasan dilakukan menyusul adanya aspirasi masyarakat terkait proses pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Muhammadun, mengatakan keberhasilan revitalisasi tidak semata-mata diukur dari rampungnya pekerjaan. Menurutnya, kualitas bangunan dan kesesuaiannya dengan kebutuhan sekolah harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek.

Ia menilai gedung hasil revitalisasi nantinya harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak usia dini.

“Jangan hanya berpikir bagaimana bangunan cepat selesai. Yang tidak kalah penting adalah memastikan hasil akhirnya sesuai kebutuhan sekolah dan nyaman digunakan anak-anak,” kata Muhammadun.

Menurutnya, fasilitas pendidikan untuk jenjang anak usia dini memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, berbagai aspek seperti keamanan ruang, kenyamanan peserta didik, hingga kesesuaian fasilitas dengan aktivitas pembelajaran perlu diperhatikan sejak proses pembangunan berlangsung.

Muhammadun juga mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk melakukan pengawasan secara berkelanjutan. Apabila terdapat hal yang dinilai belum sesuai dalam pelaksanaan, komunikasi dan perbaikan diharapkan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Kalau ada bagian yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan, sebaiknya segera dikomunikasikan. Jangan menunggu bangunan selesai baru persoalan dibicarakan,” ujarnya.

Di sisi lain, Muhammadun mengapresiasi upaya Komisi D yang membuka ruang dialog melalui mediasi bersama masyarakat dan pihak-pihak terkait. Ia menilai mekanisme tersebut dapat menjadi sarana untuk menyelesaikan perbedaan secara terbuka sekaligus menjaga agar proses pembangunan tetap berjalan.

Komisi D DPRD Pati, lanjutnya, akan terus mencermati perkembangan revitalisasi tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Pati.

“Harapannya setelah ini tidak ada lagi persoalan yang menghambat. Pekerjaan berjalan baik dan hasilnya bisa segera dimanfaatkan,” tandasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *